05 Maret 2020

Aplikasi SehatQ Dan Virus Corona : Penjelasan, Pencegahan Dan Deteksi Dini


Aplikasi SehatQ Dan Virus Corona : Penjelasan, Pencegahan Dan Deteksi Dini

Dalam hitungan dua dekade terakhir wabah penyakit yang menyerah telah memakan korban lebih dari 200.000 jiwa. Berbagai wabah penyakit seperti SARS, Influenza, MERS – Cov dan yang terbaru Corona virus Wuhan (Wuhan-nCoV). Wabah penyakit tersebut menyebar melalui udara, sehingga penyebarannya cukup cepat. Berikut ini adalah informasi dari SehatQ dan Virus Corona yang perlu Anda ketahui, agar Anda lebih siap melawan wabah penyakit Wuhan-nCoV.

Penyebab dan Sumber dari COVID 19
Penyebab wabah penyakit mematikan ini adalah virus corona yang menyebar melalui perantara udara. Virus ini merupakan virus yang juga menyebabkan SARS (2002 – 2004), MERS-COV (2012) dan Wuhan-nCoV (2019- 2020). Penyakit ini sebenarnya berasal dari replika dan mutasi virus yang ada pada tubuh hewan seperti babi, unggas, unta luwak dan kelelawar. Mutasi virus yang awalnya hanya terjadi antar hewan, menyebar ke manusia, yang kemudian menyebar antar manusia.

Informasi lebih lanjut dari aplikasi kesehatan sehatQ menjelaskan bahwa mutasi dan replikasi virus terjadi agar virus bertahan hidup. Namun sebaliknya, pembawa virus akan mengalami kerugian kesehatan. Selain itu informasi mengenai sehatQ dan virus Corona, tertuliskan bahwa kebiasaan memasak daging tidak matang sempurna membuat virus tidak bisa mati. Sehingga saat di makan virus pada daging tersebut masuk ke dalam tubuh manusia dan berkembang dengan cepat.  

Faktor Penyebab Tertular Wuhan-nCov
Selain karena adanya kebiasaan memakan daging yang kurang matang, para ahli juga menjelaskan bahwa salah satu penyebab adanya penyakit ini adalah buruknya kebersihan dan sanitasi lingkungan. Ditambah lagi dengan mobilitas masyarakat modern yang seakan tidak ada batasnya, menyebabkan tingkat penyebaran di seluruh dunia terjadi lebih cepat. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa penyebaran juga didukung oleh beberapa faktor penyebab lainnya.

Beberapa faktor yang meningkatkan seseorang terjangkit penyakit adalah adanya faktor kehamilan, usia tua, obesitas, kontak dengan binatang sakit atau mati. Kemudian faktor kebiasaan tidak menggunakan masker, jajan sembarngan, perokok aktif, riwayat bepergian dan adanya penyakit penyerta merupakan informasi yang diambil dari aplikasi sehatQ dan virus corona. Informasi tersebut sudah dikonfirmasi memiliki hubungan akan perkembangan penyakit dan menyebabkan kematian.

Gejala Penyakit Wuhan - nCoV Dan Pencegahan Dini
Gejala penyakit yang menular melalui udara dihubungkan dengan adanya respons radang pada tubuh sebagai cara perlawanan tubuh terhadap virus yang menyerang. Gejala biasanya terjadi 5 – 14 setelah tubuh terjangkit oleh virus tersebut. Sering kali ditemukan gejala yang menyerupai sakit kepala, demam, batuk, badan terasa lemah dan gangguan kesadaran.  Dalam kurun waktu tersebut, perkembangan penyakit bisa memberat dengan perlahan ataupun cepat.  

Agar terhindar dari gejala dan virus tersebut, masyarakat disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih. Hal ini bisa dilakukan dengan langkah dasar seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kemudian, istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi seimbang. Menurut informasi dari sehatQ dan virus corona, alat, obat dan vaksinasi juga diperlukan. Beberapa alat seperti cairan antiseptik dan masker hidung adalah contoh alat pencegahan untuk masyarakat.

Demikian informasi mengenai Wuhan – nCoV yang disebut sebagai corona virus dan COVID 19. Seperti halnya wabah penyakit lain yang menyebar melalui udara, wabah penyakit ini menyebar dengan cukup cepat. Ditambah lagi dengan mobilitas masyarakat modern, penyebaran bisa terjadi di seluruh dunia. Gunakan masker dan cairan antiseptik untuk pencegahan, dan untuk informasi lebih lanjut dan terbaru, Anda bisa mengakses aplikasi sehatQ.    
  

Yuk Simak Tips Cara Memilih Kombinasi Warna Baju Dan Kerudung


Yuk Simak Tips Cara Memilih Kombinasi Warna Baju Dan Kerudung

Popularitas penggunaan hijab atau kerudung kini mulai naik daun. Kepopularitasannya pun tidak hanya dikenal sebagai penutup kepala wanita muslim, namun juga sebagai mode Fashion kekinian. Sudah banyak ditemukan produk hijab ataupun kerudung dengan berbagai warna dan motif. Tapi sebelum Anda menggunakannya, tentunya Anda perlu mengerti cara untuk melakukan kombinasi warna baju dan kerudung yang benar. Penasaran? Cek ulasan berikut ini.

Mengerti Pilihan Warna Pada Lingkaran Warna
Rumus utama yang perlu Anda ketahui adalah adanya lingkaran warna. Dengan mempelajari lingkaran warna Anda bisa menentukan perpaduan warna yang sesuai dan terlihat cocok satu sama lain. Bagi Anda yang belum tahu, lingkaran warna ini adalah susunan warna yang sering kali dijadikan pedoman penentuan warna. Bahkan lingkaran warna ini tidak hanya digunakan untuk dunia Fashion saja, aktivitas lain pun bisa menggunakan lingkaran ini sebagai referensi.

Lingkaran ini terdiri dari 12 warna dasar. Mengikuti arah jarum jam, lingkaran ini terdiri dari warna kuning, kuning sedikit oranye, oranye, merah oranye, merah, ungu kemerahan, ungu, ungu kebiruan, biru, hijau kebiruan, hijau, dan hijau agak kuning. Warna tersebutlah yang digunakan untuk memilih kombinasi warna baju dan kerudung dengan benar. Untuk cara lebih jelasnya, Anda bisa memilih 2 hingga tiga warna berdasarkan lokasi dia berada pada lingkaran tersebut.

Pilih Dua Warna Yang Lokasinya Berseberangan
Setelah mengetahui lingkaran warna tersebut, cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengambil dua pilihan yang posisinya berseberangan. Sebagai contoh adalah warna merah yang berada di lingkaran dengan lokasi jam empat. Warna yang ada di seberangnya adalah warna hijau. Sekilas warna yang Anda dapatkan akan terlihat kontras antara satu sama lain, namun sebenarnya warna tersebut akan terlihat serasi saat Anda gunakan.

Warna Dengan Bentuk 90 Derajat
Jika Anda merasa bahwa warna dari tips sebelumnya terlalu kontras, alternatif lain yang bisa Anda coba adalah dengan memilih warna dengan lokasi membentuk 90 derajat untuk kombinasi warna baju dan kerudung Anda. Agar Anda tidak kebingungan, lebih baik Anda gambarkan terlebih dahulu lingkaran warna yang sudah dijelaskan sebelumnya. Anda juga bisa mencari gambar lingkaran warna melalui internet agar lebih jelas.

Dalam gambar tersebut, nantinya Anda bisa melihat garis pentagram yang ada pada tengah lingkaran warna tersebut. Garis pentagram tersebut digambarkan dalam garis putus atau garis lurus. Jika Anda lihat pada gambar tersebut, bisa diambil contoh bahwa garis pentagram terbentuk di antara warna kuning, merah dan biru. Ke tiga warna itulah yang merupakan pilihan kombinasi warna terbaik untuk pakaian dan kerudung yang Anda kenakan.

Warna Yang Bersebelahan
Tips terakhir yang bisa Anda gunakan adalah dengan memilih warna yang bersebelahan. Pilihan wrna ini bisa dikatakan sebagai pilihan warna serasi yang paling aman, mudah dan tidak terlalu kontras. Kombinasi warna baju dan kerudung yang Anda pilih menggunakan rumus ini akan terlihat sesuai meskipun belum pernah Anda kenakan. Sebagai contoh adalah pakaian berwarna biru, maka warna sebelahnya bisa biru keungunan ataupun biru kehijauan.

Bagaimana menurut Anda? ternyata memilih kombinasi warna untuk pakaian dan kerudung Anda bukanlah hal yang sulit. Hal utama yang perlu Anda ketahui adalah lingkaran warna. Anda bisa menggambarkannya sendiri atau mencari di internet. Setelah itu, Anda bisa menentukan perpaduan warna dengan menggunakan warna yang bersebelahan, berseberangan atau dalam pentagram. Jadi jangan bingung lagi, coba dan buktikan hasil tips ini.